Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Saturday, March 28, 2015

Kata-Kata Motivasi Indahnya Kebersamaan

Kata-kata motivasi sharing dari teman, bagi yang sukanya individual atau yang sering menyendiri bisa jadi bahan renungan.

Kalian tahu kenapa hujan itu menyenangkan? Karena turunnya rame2. Pasti garing kalau hujan itu turunnya hanya satu tetes. Lantas satu tetes lagi, dan seterusnya.

Kalian tahu kenapa nasi itu lezat dan mengenyangkan? Karena dihidangkan rame2. Pasti bengong kalau hanya satu butir saja di atas piring. Ini mau makan apa?

Kalian tahu gigi itu berguna ? Karena rame2 berbaris rapi. Pasti ompong nyebutnya kalau cuma satu. Tidak bisa buat mengunyah. Cuma bisa buat tersenyum melihatnya.

Sungguh,,, Di dunia ini sesuatu yang positif selalu spesial saat rame2 dilakukan.

  • Gotong royong, rame2 tentu lebih oke. 
  • Belajar, rame2 saling bantu lebih banyak yang dipelajari. 
  • Bekerja, rame2 saling tolong menolong lebih cepat selesai.

Itulah gunanya teman2 terbaik. Teman2 yang saling menasehati dan mengingatkan. Rame2 menjadi selalu lebih seru.

Kalian tahu kenapa keyboard laptop atau HP harus lengkap? Karena hilang satu saja, rasanya tidak utuh lagi. Begitulah pertemanan yang baik. Hilang satu, terasa kosong semuanya. Rame2 selalu lebih menyenangkan..

Tetap berada dalam pertemanan itu lebih baik, daripada sendirian.

Sahabat, semoga hari ini semua bersukacita menikmati hidup ini.

Amin....

Tetap bertahan dalam indahnya kebersamaan

Semoga Bermanfaat

Thursday, April 28, 2011

Profil Singkat Usaha Tahu

Bahan Baku

Untuk memproduksi tempe tahu di gunakan bahan baku pokok yang sama, yaitu kedele. Jenis kedele terdiri atas 4 macam, kedele kuning, kedele hitam, kedele coklat dan kedele hijau. Para pengrajin tempe biasanya memakai kedele kuning sebagai bahan baku utama. Pengrajin tempe tahu biasanya menggunakan kedele kuning, akan tetapi juga kedele jenis lain, terutama kedele hitam.

Kedele berbiji besar bila bobot 100 bijinya lebih dari 13 gram, kedele berbiji sedang bila bobot 100 bijinya antara 11 – 13 gram dan kedele berbiji kecil bila bobot 100 bijinya antara 7 -11 gram. Biji kedele yang dipakai oleh para pengrajin untuk membuat tempe harus di kupas lebih dahulu dan biji kedele tahu digiling sesudah biji kedele di rendam sekitar 7 jam lebih dahulu.
Alat perontok biji kedele dapat digerakkan dengan listrik maupun dengan penset tergantung persediaan listrik di Sentra dari PLN. Biaya listrik/solar di hitung dari jumlah biaya yang dibagi antara para pengrajin di Sentra produksi sesuai dengan rumusyang disetujui antara anggota Kelompok dengan KOPTI.

Syarat mutu kedele untuk memproduksi tempe tahu kualitas pertama adalah sebagai berikut :
· Bebas dari sisa tanaman (kulit palang, potongan batang atau ranting, batu, kerikil, tanah atau biji-bijian)
· Biji kedele tidak luka atau bebas serangan hama dan penyakit
· Biji kedele tidak memar
· Kulit biji kedele tidak keriput.

Tingkat mutu kedele dapat di pilah sesuai kelas mutu sbb :

Tabel Syarat Pokok Mutu Kedele




Sumber : SK Menteri No 501/Kpts/TP.803/8/1994

Bahan Pembantu Pembuatan Tempe

Dalam pembuatan tempe di kenal beberapa macam ragi atau laru tempe digunakan dalam proses fermentasi yang menghasilkan tempe dengan kualitas tinggi. Secara tradisional para pengrajin membuat laru tempe dengan menggunakan tempe yang sudah jadi. Tempe tersebut di iris-iris tipis, dikeringkan, digiling menjadi bubuk halus dan hasilnya di gunakan sebagai bahan inokulum dalam proses fermentasi.

Laru lain yang sering dipakai adalah miselium kapang yang tumbuh di permukaan tempe. Salah satu macam laru dari Jawa Tengah disebut usar, di buat dengan cara membiarkan spora kapang dari udara tumbuh pada kedele matang, yang ditaruh antara dua lapis daun waru dan daun jati atau daun pisang bekas pembungkus tempe. Setelah itu laru diremas-remas lalu dicampurkan ke dalam biji kedele yang hendak di lakukan peragian. Untuk satu kilo kedele diperkirakan membutuhkan 2 atau 3 lembar daun yang mengandung aru.

Dalam praktek terjadi kesulitan memperoleh laru daun karena laru daun tidak dapat disimpan lama dan jumlah pemakaian sulit di pastikan. Oleh karena itu banyak pengrajin tempe membeli laru buatan berbentuk tepung di pasar.
Bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat laru adalah beras, terigu dan air bersih. Air bersih di pakai juga dalam proses produksi tempe untuk mencuci serta merebus biji kedele sebelum proses fermentasi. Bahan pembungkus tempe adalah daun pisang maupun plastik berlubang-lubang.

Bahan Pembantu Pembuatan Tahu

Bahan baku untuk membuat tahu kualitas tinggi adalah kedele putih berbiji besar-besar. Kemudian perlu juga asam cuka (kadar 90 %) yang dipakai sebagai campuran sari kedele agar dapat menggumpal menjadi tahu. Selain asam cuka dapat juga di pakai batu tahu (CaSo4) atau sulfat kapur yang telah di bakar dan ditumbuk dibuat tepung.

Dalam seluruh proses produksi tahu air bersih amat penting, baik untuk mencuci, merendam maupun untuk membuat sari kedele. Kalau pengrajin ingin membuat tahu kuning perlu menambah kunyit yang telah diparut dan diperas. Untuk menambah rasa asin, misalnya dapat menambah garam, untuk menambah rasa wangi sari kedele dicampur, misalnya dengan bubuk ketumbar, jintan, kapol, cengkeh, pala atau bahan-bahan dari ramu-ramuan lain. Pengrajin dapat pula membeli bubuk wangi buatan, misalnya bubuk buatan Cina.

Tenaga kerja

Tenaga kerja usaha kecil tempe tahu sebagian besar terdiri dari anggota keluarga para pemilik usaha tersebut, yaitu saudara dan anak para pemilik. Tingkat pendidikan umumnya relatif rendah sampai Sekolah Dasar. Sedangkan keterampilan yang di miliki di peroleh dari pengalaman setelah lama bekerja pada perusahaan kecil tempe tahu. Berdasarkan perhitungan tenaga kerja satu pengrajin mampu memproduksi 75 kg kedele menjadi tempe sehari. Untuk memproduksi 100 kg tahu kebutuhan tenaga kerja dua orang pengrajin.

Proses Produksi Tempe

Tahapan proses produksi tempe adalah sbb :

Friday, February 18, 2011

NIKAH (87 Hal Tentang NIKAH)

Kali ini kita akan belajar tentang susuatu yang menggelitik bagi sebagian pemuda dan pemudi yang belum mendapat pasangan hidup. Berawal dari mendapat tawaran dari seorang teman (yang tidak disebut namanya) tentang artikel dan bacaan NIKAH langsung aja disambut dengan satu kata "MAU". Katanya ini merupakan gabungan dari beberapa pesan di twe*etwer. Setelah e.mail diterima akhirnya kubaca dengan penuh penghayatan kata demi kata, point demi point dan akhirnya selesai ada 87 point tentang NIKAH yang dia kirimkan. Banyak hal yang dapat dipelajari dan diambil manfaatnya darinya. Mau tahu apa saja 87 point tersebut, ini boleh sibaca oleh yang belum nikah, yang mau nikah, ataupun yang sudah menikah silahkan baca satu persatu semoga bermanfaat:

1. 
Dalam isyarat Nabi tentang #Nikah, ialah sunnah teranjur nan memuliakan.
Sebuah jalan suci untuk karunia sekaligus ujian cinta-syahwati.

2.
Maka #Nikah sebagai ibadah, memerlukan kesiapan & persiapan. Ia tuk
yang mampu, bukan sekedar mau. “Ba’ah” adalah parameter kesiapannya.

3.
Maka berbahagialah mereka yang ketika hasrat #Nikah hadir bergolak, 
sibuk mempersiapkan kemampuan, bukan sekedar memperturutkan kemauan.

4.

Thursday, February 17, 2011

Expectancy alias harapan

Harapan atau pengharapan sering pada setiap diri seorang manusia siapapun dia (pejabat, guru, buruh, petani, pedagang, pns, pelajar, mahasiswa, walikota, bahkan presiden sekalipun. Saya sebagai seorang pekerja swasta yang juga demikian. Harapan kadang yang dilakukan ditujukan pada makhluk seperti dalam contoh adalah ketika seorang mahasiswa tidak belajar waktu ujian, dia berharap jika teman sebelahnya akan mengajarinya. Harapan tersebut ditujukan pada temannya yang dalam hal ini adalah makhluk ciptaan Tuhan. Harapan untuk diberikan contekan bisa terwujud jika teman kita memberikan contekan, tetapi harapan akan sekerdar menjadi harapan jika teman tersebut menolak memberikan contekan. Contoh tersebut memberikan gambaran bahwa jika kita menggantungkan harapan pada manusia maka kekecewaan yang akan kita dapatkan. Lebih baik kita berusaha bersungguh-sungguh kemudian berdoa kepada Allah SWT untuk mempermudah jalan kita. Karena yang mengabulkan segala sesuatu bukanlah manusia tetapi Allah, jikalau lewat manusia itu hanya perantara saja. Jika kita punya harapan atau keinginan maka mintalah kepada Allah tuhan semesta alam pemiliki segala sesuatu dan pengabul segala doa bukan meminta, apalagi menjilat dan mengemis kepada manusia atau makhluk yang lain. Karena kedudukan kita setara maka berbuat baiklah kepada sesama manusia dan sesama makhluk agar kehidupan kita di dunia damai.  

Sunday, January 16, 2011

Rumput di Halaman Tetangga Terlihat Lebih Hijau

Sebuah peribahasa yang mungkin sangat lekat dihati salah satunya adalah "Rumput di Halaman Tetangga Terlihat Lebih Hijau". Penulis mengibaratkan bahwa peribahasa tersebut mendekati makna yang disebut dengan sifat yang "suka membanding-bandingkan". Membandingkan dalam hal milik pribadi dan milik orang lain. Sifat tersebut pasti ada pada setiap diri manusia. Sifat tersebut akan berakibat baik atau buruk tergantung bagaimana mensikapinya. Rumput tetangga terlihat lebih hijau karena ada dua hal:
  1. Rumput tersebut benar-benar dirawat sehingga lebih bagus tumbuhnya, sedangkan rumput kita tidak kita rawat sehingga tidak tumbuh dengan baik.
  2. Sebenarnya rumput tetangga dan rumput kita sama bagusnya, tetapi karena kita kurang bersyukur maka rumput di halaman tetangga akan terlihat lebih hijau.
Dua kemungkinan di atas seharusnya menjadi bahan instrospeksi diri kita untuk mengurus dan merawat milik kita dengan lebih baik. Jadi jika ingin milik kita lebih baik maka jangan terlalu lama melihat rumput tetangga. Lihatlah sebentar, kemudian fokus pada milik kita perbaiki dan rawat dengan lebih baik kamudian syukuri dengan apa yang telah kita miliki. Jika kita tidak demikian maka rasa iri dan dengki apalagi jika akan menimbulkan rasa tidak nyaman dalam diri dan hati. 
"Milik" tidak sebatas pada rumput yang dijadikan contoh dalam peribahasa di atas tetapi "milik" dalam hal ini berarti lebih luas lagi yaitu apa yang merasa kita miliki (dapat anda artikan sendiri - bisa jabatan, harta benda atau yang lainnya).